Jumat, 23 September 2011

DON'T CALL ME 'A FLIRT' WHEN I'M JUST ALL BEING NICE, TWO-FACES!
I find it a guy who can sing is 100x more attractive.

Hey! So me and my friend were chatting on facebook. My friend just figured out a cute guy who lives in same city as me. Then my friend gave his facebook to me. At first i was like "okayyy he is cute. he is fine". he's a typical guy that is pretty cute, has red lips, some kind like that. I started to see all his pictures. Then there's a video of him covering eric hutchinson's song.


JESUS CHRIST. HOLY MOTHER.
I died.

HE BECOMES A HUNDRED TIMES CUTER AND MORE ATTRACTIVE THAN BEFORE. HE IS SO MUCH BETTER THAN ANYONE I EVER MET. CUTE AND SIMPLE. THAT'S ALL.

He's like an angel that fell off from the heaven. I even had goosebumps while watching his video. I died a little inside. I was like crazy and i was definetly in loved with it! The reason is, I really like it when a guy can sing. And he can! His voice isn't that amazing. It might be hard for him to win The Voice or American Idol. But it was just sooo good. He is so much better when he sings. Absolutely cool.

Ok that's it. Now i'm back to normal. And i'm back to reality that i don't know him and will never get a chance to know him (haha such a pessimist person). But i hope i will, someday.

P.S. : He's still cute tho ;p

HIGH SCHOOL IS THE PLACE WHERE YOU CAN FIND:

~ Pretty girls
~ Bitches
~ Two-faces
~ Smokers
~ Geeks
~ Cool people
~ People who think they're cool
~ Those emo dudes
~ Fangirls
~ Party holics
~ An attention seeker
~ Akward people

Kamis, 22 September 2011


THIS PLACE THAT KEEPS ME GOING ON.



Muak.

Gue sampai pada suatu titik dimana ruang di dada gue sudah sampai limitnya dan bener-bener gak bisa diisi lagi.

Nyesek.

Rasa lapar hilang ditekan oleh kesesakan di dada. Rasanya paru-paru gue terhimpit. Jantung gue gak bisa terkoneksi dengan baik ke nadi gue. Mencekik gue. Menekan gue. Menarik-narik dan mengguncangkan tubuh gue dengan hebat.
Hal ini mengalahkan segala rasa apapun, bahkan rempahan bumbu di ayam goreng yang tadi gue makan.
Ini bener-bener pertama kali gue ngerasain sesek dan penat di dada. Bertubi-tubi berita menerjang gue, walaupun sebenarnya kalo dipikir-pikir gue gak perlu kok mikirin berita ini. PEDULI TAI.
Tapi gak bisa.
Pengen banget gue bakar, tapi apinya mati terus. Gue buang ke dasar samudera Hindia yang paling dalam sekalipun, hal itu akan muncul lagi ke permukaan dan gak akan mau tenggelam.

Suram.

Sebenernya serius, gue gak perlu banget mikirin hal ini. Tapi ini udah membuat kesabaran gue yang tadinya setinggi WTC di Washington, menjadi roboh seketika persis ketika menara itu diterjang oleh pesawat jet teroris tidak beradab itu. Bangunan yang kokoh berdiri dengan bangga itu menjadi hancur, persis seperti kesabaran gue.
Sekarang gue baru ngerti kenapa ada yang bilang "sikap itu belum mencerminkan perilaku".
Terkadang orang paling taat sekalipun bisa menjadi orang paling 'parah'.
Orang yang kelihatannya paling baik-pun bisa menjadi iblis setan bermuka dua, yang entah bagaimana caranya dia bisa membungkusnya dengan sangat rapi dan cantik seperti kado-kado di bawah pohon natal.
Urusin urusan lo. Jangan ganggu urusan orang lain. Jangan anggep lo yang paling berkuasa diatas segalanya. Jangan salah sangka. Jangan memperburuk keadaan. Jangan membuat batasan-batasan yang seharusnya tidak ada. Jangan mendukung batasan itu untuk semakin tampak jelas. Jangan buat emosi gue makin meledak.
Gue rasa apa yang bisa gue petik dari pelajaran ini adalah : Jangan percaya sama orang 100% sebelom lo kenal dia luar dalem. Itu simpel banget, tapi sebenernya itu bener banget.